Minggu, 01 Oktober 2017

Ibu Pergi ke Pasar

Ibu Pergi ke Pasar
            Setiap pagi hari ibu pergi ke pasar, ibu membeli segala persiapan untuk
                        KW         S      P     K     O                                     K
 berdagang makanan di warung makannya. Lokasi Pasar yang ibu tempuh cukup jauh
                               K                                         K                         S                K
 sehingga ibu harus menaiki kendaraan umum agar cepat sampai pasar tujuan. Lokasi
                   S                                  P                                                    O        K
 yang ibu kunjungi adalah Pasar Minggu.
           S        P                            O
            
Setibanya di pasar, Ibu langsung membeli bahan makanan untuk dagangannya.
                             K              S                                        P
Ibu membeli berbagai macam sayur dan daging untuk memasak makanan,
  S                       P                                    O                                   K
 diantaranya sayur asem, sup, ayam goreng, dan ikan bakar. Ibu selalu mengunjungi
                                                            O                                               S                 P
 pedagang langgangannya untuk membeli semua keperluan dagangnya. Setelah
                        O                                                             K                
 didapat ibu bergegas pulang dengan menaiki kendaraan umum, setibanya dirumah ibu
      K       S                P                          K                            O                                 K    S

memasak bahan makanan telah dibeli tadi dan menjajakannya diwarungnya

       P                  O                                                     K

Minggu, 24 September 2017

PEREKONOMIAN INDONESIA - Pertumbuhan Perekonomian Indonesia Pada Triwulan Pertama Tahun 2017

PEREKONOMIAN INDONESIA

 
Wandi Aprilian Henriansyah
Fakultas Ekonomi
Jurusan Akuntansi
1EB16



Dalam Pembahasan kali ini Penulis Berkesempatan untuk menjelaskan tentang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan pertama pada tahun 2017 dan Permasalahan Domestic & Global apa saja yang dapat mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Pertumbuhan Perekonomian Indonesia Pada Triwulan Pertama Tahun 2017

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama 2017 mencapai 5,01 persen. Nilai itu lebih rendah dibanding triwulan keempat 2016 (quartal to quartal) yang tumbuh 5,04 persen. Menurut BPS pertumbuhan itu lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year) karena pertumbuhannya 4,92 persen. Pertumbuhan pada triwulan pertama 2017 ini utamanya didorong oleh industri pengolahan dan kinerja ekspor-impor yang positif.

Ekonomi Indonesia pada triwulan satu tumbuh sebesar 5,01 persen. Nilai PDB atas dasar harga berlaku pada triwulan satu ini Rp 3.227,2 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp. 2.377,5 triliun. Dibandingkan dengan triwulan satu 2016 berarti naik 5,01 persen. Tetapi kalau dibandingkan triwulan empat 2016 menurun minus 0,34."


Dari segi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 9,10 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa yang tumbuh 8,04 persen. Adapun dibanding triwulan sebelumnya, dari produksi
penurunan terjadi karena kontraksi di beberapa lapangan usaha.




Sementara itu, dari sisi pengeluaran, disebabkan menurunnya komponen pengeluaran konsumsi pemerintah yang minus 45,54 persen dan pembentukan modal tetap bruto minus 5,42 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan pertama 2017 utamanya disumbang oleh Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Pulau Jawa berkontribusi 58,49 persen, diikuti Pulau Sumatra sebesar 21,95 persen, dan Pulau Kalimantan 8,33 persen.


Beberapa hal yang terjadi pada triwulan pertama 2017 dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, misalnya meningkatnya harga komoditas non-Migas di pasar internasional, kondisi perekonomian global yang secara umum meningkat, serta kondisi ekonomi mitra dagang utama Indonesia yang membaik. Selain itu, inflasi secara quartal to quartal juga terkendali, yakni 1,19 persen, serta belanja pemerintah yang membaik dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 400,14 triliun atau 19,23 persen dari pagu Rp 2.080,5 triliun, naik dari Rp 391,04 triliun atau 18,77 persen dari pagu Rp 2.082,9 triliun.

                

Tantangan Domestic & Global

Tantangan Domestik
Salah satu tantangan domestik untuk mencapai taget pertumbuhan ekonomi adalah belum optimalnya pendapatan negara dari pajak, seiring dengan perlambatan ekonomi Indonesia dan masih rendahnya basis pajak. Di sisi lain, Pemerintah berencana untuk meningkatkan porsi anggaran belanjanya, khususnya untuk belanja infrastruktur, guna mengurangi kesenjangan infrastruktur antar daerah dan sebagai pemacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Akibatnya, defisit anggaran cenderung semakin melebar dan mendekati ambang batas yang ditetapkan dalam peraturan yang menyebutkan bahwa jumlah kumulatif defisit anggaran tidak dapat melebihi 3 (tiga) persen dari PDB tahun berjalan.
Tantangan domestik lainnya adalah aktivitas sektor swasta yang relatif masih stagnan, dimana salah satunya tercemin dari pertumbuhan kredit yang lambat. Selain itu, peningkatan NPL di sector perbankan merupakan salah satu resiko yang perlu diawasi secara ketat oleh Pemerintah. Dengan ruang gerak Pemerintah yang semakin terbatas penurunan pendapatan pajak menyebabkan Pemerintah tidak dapat leluasa dalam meningkatkan belanjanya, maka peran sektor swasta sebagai sumber pertumbuhan ekonomi perlu terus didorong dan ditingkatkan.


Tantangan Global
Tantangan global terbesar bagi perekonomian Indonesia diperkirakan masih berasal dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Amerika Serikat (AS). Perlambatan ekonomi RRT yang terjadi sejak akhir tahun lalu diperlakukan masih akan terjadi selama beberapa waktu ke depan. Sebagai negara importir terbesar kedua di dunia, perlambatan ekonomi di RRT tidak hanya merugikan mitra dagangnya secara langsung namun juga menyebabkan penurunan permintaan dunia secara keseluruhan, yang akhirnya dapat berujung pada perlambatan ekonomi global. Kebijakan yang akan diambil oleh Pemerintah RRT di tengah kondisi global yang melemah, serta sejauh mana kebijakan tersebut akan efektif mengurangi perlambatan ekonomi tersebut, perlu dipantau oleh Pemerintah Indonesia agar dapat menyusun kebijakan antisipasi yang tepat.




SUMBER

https://www.bps.go.id/website/brs_ind/brsInd-20170505101853.pdf

https://www.bappenas.go.id/files/7114/7978/1344/outlook-final-

IND.pdf

Selasa, 27 Desember 2016

BAGAIMANA PERUSAHAAN MENDAPAT DANA ?

BAGAIMANA PERUSAHAAN MENDAPAT DANA ?
1. Dana sendiri
Anda dapat memperoleh modal usaha dengan menggunakan dana Anda sendiri. Misalnya dengan menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini. Jika belum cukup, maka Anda juga bisa menutupi kekurangan dana tersebut dengan menjual sebagian aset berharga yang Anda miliki saat ini misalnya Logam Mulia atau perhiasan. Tidak ada salahnya sedikit berkorban untuk kesuksesan bisnis, anggap saja Anda sedang berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar setelah usaha Anda berhasil berjalan nanti.
2. Mencari Dana Hibah Perusahaan
Modal juga dapat diperoleh dari dana hibah perusahaan, baik perusahaan pemerintah maupun swasta. Saat ini perusahaan-perusahaan besar biasanya memiliki budget atau anggaran tersendiri untuk membantu membangun perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan maupun masyarakat umum dengan menyalurkan dana modal usaha melalui Divisi CSR (Corporate Social Responsibility). Untuk teknis penyaluran dana biasanya dalam bentuk event competition.  Oleh karena itu, event tersebut merupakan peluang bagi para calon pengusaha untuk mendapatkan tambahan dana bagi kelangsungan usaha Anda.


3. Menjalin Kerjasama
Jika Anda memiliki teman atau saudara yang memiliki minat yang sama dan hendak menjadikan hal tersebut sebagai bisnis, cara ini dapat dijadikan pilihan. Rekan bisnis tersebut bisa jadi hanya memberikan bantuan berupa modal, atau bisa jadi membantu juga dapat operasional bisnis sehari-hari. Anda juga harus menyepakati hal-hal seperti pembagian hasil agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Kesepakatan itu perlu dibuat perjanjian tertulis untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu di kemudian hari.
4. Mencari Investor
Hampir sama dengan menjalin kerjasama, cara ini juga membantu kita mendapatkan dana dari pihak ketiga. Bedanya, investor biasanya hanya memberikan modal berupa dana tanpa ikut terjun langsung dalam operasional. Hal lain sama seperti cara di atas, hal-hal seperti pembagian hasil atau kesepakatan lain harus dibuat berupa perjanjian tertulis agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan bila terjadi sesuatu di kemudian hari.
5. Mengajukan Pinjaman Modal Usaha Ke Bank Atau Koperasi
Anda juga dapat mengajukan permohonan pinjaman modal usaha ke Bank atau Koperasi. Sebelum pengajuan ini tidak jarang pihak Bank atau Koperasi ingin mengetahui profil usaha yang akan Anda buat berupa proposal atau bahkan beberapa meminta Anda untuk menyampaikan Feasibility Study yang bertujuan untuk menilai kelayakan implementasi sebuah bisnis dilihat dari Hanya saja, sebagaimana namanya pinjaman Anda harus mengembalikan biaya tersebut dalam jangka waktu tertentu ditambah bunga pinjaman yang besarannya bekisar antara 8-10% per tahun. Namun demikian, kami menyarankan agar ini menjadi pilihan terakhir karena  kewajiban pembayaran bunga dan cicilan dapat menjadi kendala untuk bisnis yang baru mulai berjalan.


MELIHAT USAHA PEMERINTAH APAKAH SUDAH MEMENUHIMASYARAKAT ATAU PENCAPAIAN UANG NEGARA

MELIHAT USAHA PEMERINTAH APAKAH SUDAH MEMENUHIMASYARAKAT ATAU PENCAPAIAN UANG NEGARA  ?
Bisnis PGN
Distribusi gas bumi
          PGN mengoperasikan jalur pipa distribusi gas sepanjang lebih dari 3.750 km, menyuplai gas bumi ke pembangkit listrik, industri, usaha komersial termasuk restoran, hotel dan rumah sakit, serta rumah tangga di wilayah-wilayah yang paling padat penduduknya di Indonesia. PGN mendapatkan keuntungan dari penjualan gas kepada konsumen.

Transmisi gas bumi
          Jalur pipa transmisi gas bumi PGN terdiri dari jaringan pipa bertekanan tinggi sepanjang sekitar 2.160 km yang mengirimkan gas bumi dari sumber gas bumi ke stasiun penerima pembeli. PGN menerima Toll Fee untuk pengiriman gas sesuai dengan Perjanjian Transportasi Gas (GTA: Gas Transportation Agreement) yang berlaku selama 10-20 tahun.


Sumber : wikipedia

MELIHAT USAHA BESAR DAN EFEKTIVITAS YANG MEMPENGARUHI

MELIHAT USAHA BESAR DAN EFEKTIVITAS YANG MEMPENGARUHI SEPERTI APA ?

Perusahaan Pertambangan PT. Mining
Perusahaan ini bergerak dalam bidang Pengiriman hingga Menggali Sumber Mineral pertambangan. Perusahaan ini bekerjasama dengan perusahaan asing seperti Singapore dan Vietnam. Pusat dari perusahaan ini berada di Jakarta dan memiliki Resourt di Bali. Dalam proses pengerjaannya mereka membeli bahkan mencari mineral batu bara mereka memiliki pertambangan sendiri yaitu di Kalimantan dan Sulawesi. Kemudian mereka menjual kepada Konsumen yang membeli batu bara tersebut.

Efektivitas Perusahaan Pertambangan PT. Mining

Karena Perusahaan ini milik Swasta, jadi mereka hanya mencari keuntungan saja. Efektivitas yang mereka cari adalah Keuntungan, Kerja sama antar perusahaan lain, serta meningkatkan kualitas pertambangan dalam negeri

MELIHAT USAHA KECIL MENENGAH DAN BAGAIMANA CARA MENJALANKANNYA SERTA UNSUR-UNSURNYA

MELIHAT USAHA KECIL MENENGAH DAN BAGAIMANA CARA MENJALANKANNYA SERTA UNSUR-UNSURNYA

Usaha Ruko
Bidang Usaha ini bertuju kepada Persediaan sembako sehari-hari, Usaha ini hanya menjual barang sembako yang sudah dikemas dalam bentuk pak atau dus. Mereka hanya menjual pada konsumen yang akan menjual kembali barang dagangannya seperti warung warung yang ada di sekitar masyarakat.

Cara menjalankan Usaha Ruko
     1.      Mempersiapkan Tempat yang lumayan besar dan stategis untuk menyimpan barang-barang sembako
     2.      Mempersiapkan Modal yang lumayan besar untuk mempersiapkan berbagai macam sembako
     3.      Memperhitungkan keuntungan yang akan didapat
Unsur-unsur dalam mendirikan sebuah Ruko :
1.        Daya pikir
Tingkat penalaran (reasoning) atau kemampuan berpikir yang dimiliki oleh seseorang dicirikan oleh daya pikir, pengetahuan, kepandaian, intelektual atau unsur kognisi.
2.       Sikap mental

Seseorang mungkin saja mempunyai otak yang cerdas dan keterampilan tinggi, namun jika ia malas, lamban, tidak mempunyai keberanian, dan apalagi ceroboh, tentulah hal itu tidak menjamin untuk dapat sukses.

Perencanaan Bisnis

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
            Berbagai macam Makanan yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari sangatlah beragam, dimulai dari jenisnya, asal daerahnya, maupun dari bentuknya yang unik. Dengan beeaneka ragam makanan yang tersedia maka dari itu sebagai pengusaha haruslah dituntut untuk membuat sebuah kreativitas yang berbeda dari yang lainnya.
            Berdasarkan pemikiran tersebutlah saya ingin membuat sebuah bisnis usaha berdasarkan produk yang mungkin orang – orang jarang jumpai seperti jamur tiram. Jenis usaha yang ingin saya jalankan adalah jenis usaha makanan yang menarik bagi para kostumer, yaitu “Jamur Crispy” yang beraneka rasa.

1.2 VISI
            Visi bisnis saya ini adalah mengembangkan usaha sehingga bias lebih dikenal oleh masyarakat sehingga dapat mempermudah proses perkembangan selanjutnya.

1.3 MISI
1.      Memperkenalkan produk pada masyarakat luas
2.      Memberikan kepuasan pada pelanggan
3.      Memanfaatkan bahan baku utama, yakni Jamur Tiram
4.      Mendapat keuntungan

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 Produk yang dihasilkan
            Produk yang dihasilkan adalah produk makanan ringan yang terbuat dari Jamur Tiram. Jajanan ini tersedia sudah dalam bentuk kemasan yang berukuran kecil, sedang, dan besar. Makanan ini juga tersedia dalam tiga rasa, yaitu rasa Balado, Keju Manis, dan Jagung Bakar.

2.2 Target Pemasaran
            Target yang saya incar adalah semua kalangan, terlebih adalah anak – anak dan kaum remaja, dimana pada di usia tersebut cenderung lebih tertartik untuk menikmati jajanan kecil dan membantu mempromosikan barang dagangan saya.

2.3 Promosi
            Dalam promosi dalam tahap awal saya akan mengandalkan dari pelanggan ke pelanggan lain serta membagikan brosur. Selain itu saya juga akan bekerja sama dengan pembisnis lain yang dekat dengan usaha saya untuk mempromosikan barang dagangan saya.




2.4 Perencanaan Usaha
           
Barang
Harga
Jamur Tiram 50 Kg @Rp. 7.000
Rp. 350.000,-
Tepung Terigu 25 Kg @Rp. 5.000
Rp. 125.000,-
Telur Ayam 5 Kg @Rp. 17.000
Rp. 85. 000,-
Royco Ayam 1 Bal
Rp. 12.000,-
Minyak 5 Liter @Rp. 20.000
Rp. 100.000,-
Gas Besar
Rp. 110.000,-
Penyaringan
Rp. 15.000,-
Kompor
Rp. 350.000,-
Wajan Penggorengan
Rp. 50.000,-
Spatula
Rp. 10.000,-
Bumbu Jadi Aneka Rasa
Rp. 30.000,-
Pembungkus
Rp. 10.000,-
Karyawan Rp. 50.000,- @20 hari
Rp. 1.000.000,-










BAB 3
ANGGARAN BIAYA
3.1 Anggaran
  Ø  Modal Lancar  : Rp. 500.000 per hari dalam satu bulan memproduksi 20, jadi dalam satu bulan adalah 20 x Rp. 500.000 = Rp. 10.000.000
  Ø  Modal Investasi : Perlengkapan produksi Rp. 1.000.000
  Ø  Biaya Produksi :
o   Harga 1 kg Jamur Tiram         : Rp. 7.000
o   Minyak 1 Liter                        : Rp. 20.000 x 5 = Rp. 100.000
o   Tepung 1 kg                            : Rp. 5.000 x 25 = Rp. 125.000
o   Royco                                      : Rp. 12.000
o   Telur    0.5 kg                          : Rp. 17.000 x 0.5 = Rp. 8.500
o   Bumbu Aneka Rasa   
·         Balado             : Rp. 10.000,-
·         Jagung Bakar  : Rp. 10.000,-
·         Keju Manis      : Rp. 10.000,-
  Ø  1 Hari Produksi
o   Biaya Produksi
10 kg Jamur Tiram      :10 x Rp. 7.000 = Rp. 70.000
5 Liter minyak goreng : 5 × Rp. 20.000  =  Rp.100.000
2 Kg Tepung Terigu    : 2 x Rp. 5.000 = Rp. 10.000
Bumbu Jadi Aneka Rasa :
·         Balado             : Rp. 10.000,-
·         Jagung Bakar   : Rp. 10.000,-
·         Keju Manis      : Rp. 10.000,-
1 bal Royco                  : Rp. 12.000
Telur 0.5 Kg                  : Rp. 8.500

Ø  2. Biaya Pekerja
2 Pekerja         = Rp. 50.000/hari x 2 = Rp. 100.000

Total Keseluruhan Rp. 330.500,- dengan biaya jual barang dagang dengan harga Rp. 7.000 untuk ukuran kecil, Rp. 12.000 untuk ukuran sedang dan Rp. 15.000 untuk ukuran Besar maka dengan total produksi 10 untuk ukuran besar, 15 untuk yang sedang dan 25 untuk yang kecil maka laba kotor yang didapat adalah Rp. 505.000,- sehingga laba bersih yang diperoleh adalah Rp. 174.500/hari


BAB 4
PERENCANAAN BERJALANNYA BISNIS
            Dalam perencanaannya, bisnis ini akan dilaksanakan di sebuah Rumah Produksi yang juga sekaligus menjual barang dagangan, dengan demikian dibutuhkan paling tidak 2 orang pekerja untuk Produksi dan Penjualan. Dalam tahapannya bisnis ini memproduksi barang sebanyak 10 Kg dalam seminggu lima kali, hal ini bertujuan agar menghemat bahan produksi, serta menjual barang yang sekiranya tidak laku terjual.

                                               BAB 5               
KESIMPULAN
            Kesimpulan yang bias saya sampaikan adalah adalah bahwa usaha ini merupakan usaha kecil-kecilan yang akan terlaksana dan akan mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya.

BAB 6
PENUTUP

Demikian laporan ini saya buat semoga bias berjalan dengan semestinya. Apabila ada kesalahan mohon dimaafkan.