Selasa, 19 Desember 2017

Contoh Koperasi Sukses di Indonesia

Contoh Koperasi Sukses di Indonesia
            Perkembangan koperasi semenjak pertama kali didirikan sudah mengalami kemajuan cukup memuaskan. Banyak juga masyarakat yang masih mendirikan koperasi hingga sekarang, karena mereka sudah mengetahui manfaat dan fungsi koperasi. Semakin banyak koperasi di Indonesia tentu saja hal ini menandakan bahwa perkembangan dan pertumbuhan koperasi di Indonesia mengalamai peningkatan yang sangat pesat. Tingginya pertumbuhan koperasi tentu saja berkontribusi besar terhadap pertumbuhan perokonomian negara.
            Semakin tinggi pertumbuhan koperasi di Indonesia tidak berarti semua koperasi di Indonesia sukses. Kesuksesan koperasi dapat dilihat dari pengelolaan dan kesejahteraan anggota koperasi. Koperasi dapat dikatakan sukses apabila mampu memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh anggota dan masyarakat. Pengembangan zaman dalam perteknologian juga mempengaruhi kemajuan koperasi itu sendiri dalam pengawasan internal. Teknologi dapat membawa pengaruh besar dalam pengelolaan koperasi, karena dapat meningkatkan pengawasan manajemen koperasi dan mampu mengembangkan kemampuan anggota.
            Contoh koperasi sukses di Indonesia adalah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Artha Mulia, didirikan oleh Handoko Adimulyo, S.E. bersama dengan 19 anggota pendiri lain di Semarang pada tanggal 11 September 2006. Koperasi ini disahkan oleh Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Negara Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Nomor 546/BH/MENEG.I/X/2006 tanggal 3 Oktober 2006, sebagai Koperasi Primer Tingkat Nasional. Dalam menjalankan bisnis, koperasi ini bidang bergerak dibidang usaha simpan pinjam. Di bidang simpanan ini Koperasi Artha Mulia dapat menghimpun dana masyarakat dalam lingkup terbatas dalam bentuk tabungan dan simpanan berjangka.
            Inisiatif untuk mempercepat pertumbuhan KSP Artha Mulia ini muncul pada akhir tahun 2008. Saat itu Handoko Adimulyo, S.E. membentuk Tim Asistensi Ketua,  terdiri dari beberapa profesional yang berpengalaman di bidangnya. Tim tersebut terdiri dari Ir. Agus Saswoyo, M.M. (Bidang Pengawasan), Drs. Sumaryanto (Bidang Pengembangan), Pahala Santi Devi, S.E. (Bidang Pemasaran), Celly Murniningsih, S.H. (Bidang Pinjaman) dan Trioni A. Lasso (Bidang Sispro). Tim tersebut kemudian menetapkan Road Map KSP Artha Mulia 5 (lima) tahunan, secara gradual telah menumbuhkan kepercayaan yang besar dari masyarakat Semarang dan sekitarnya. Kepercayaan inilah yang menjadi modal utama membuat KSP Artha Mulia tumbuh secara signifikan baik di bidang usaha, jaringan maupun kelembagaan serta dapat lebih berperan dalam tumbuh kembangnya UMKM di Indonesia.

Daftar Pustaka
Anonim. Koperasi Simpan Pinjam Artha Mulia. (diunduh, 18 Desember 2017).
http://www.koperasiarthamulia.com
Warta Ekonomi. Koperasi Sukses Jika Dikelola Secara Professional dan Menyejahterakan Anggota. (diunduh, 18 Desember 2017)
Undang-undang No. 25 pasal 44 tahun 1992


Tidak ada komentar:

Posting Komentar